Pages

Banner 468 x 60px

 

Sabtu, 29 September 2018

Bangga Berbatik: Mari Kita Guncang Dunia Dengan Trend Berbusana Batik

4 komentar


Batik  adalah warisan leluhur kita yang bukan sekedar titik, bukan sekedar garis, dan bahkan bukan sekedar warna karena batik merupakan refleksi keberagaman Nusantara. Banyak  makna dari setiap goresan canting dan setiap tetesan keringat  dikala membatik, sehingga batik menjadi sebuah karya yang tak ternilai harganya.

Batik juga menjadi refleksi akan keberagaman budaya di Indonesia, yang terlihat dari sejumlah motifnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Oktober 2009, UNESCO Akui Batik sebagai Warisan Dunia dari Indonesia", https://nasional.kompas.com/read/2017/10/02/08144021/2-oktober-2009-unesco-akui-batik-sebagai-warisan-dunia-dari-indonesia.
Penulis : Bayu Galih
Beberapa tahun silam, tepatnya 02 Oktober 2009 batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi ( Materpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNISCO. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan Internasional terhadap budaya Indonesia.

Sebagai strategi untuk mempromosikan pemakaian batik di semua kalangan, Pemerintah sampai pernah mengeluarkan imbauan resmi untuk menggunakan batik setiap hari Jum'at. Melalui inpres/surat edaran kepada seluruh PNS, pegawai BUMN, BUMD, pemerintah bahkan mewajibkan imbauan ini kepada pegawai pemerintah dan sekolah-sekolah juga diminta untuk memiliki seragam khusus batik karena target pemerintah yang lebih penting generasi muda.

Lantas, sudahkah kita bangga menggunakan batik saat ini ?

Ketika kita menelisik lebih jauh apakah ada rasa bangga yang tertanam dalam diri kita ketika menggunakan batik atau hanya ada rasa keterpaksaanengan  semata karena harus mengikuti peraturan yang ada. Jika kita saja tak bangga dan masih sungkan menggunakan batik, bagaimana kita mempopulerkan batik dan menarik orang untuk mencintai budaya kita.

Disaat generasi muda Indonesia bisa terpengaruh oleh trend berbusana korea dan kita menghiraukan batik yang merupakan warisan leluhur kita.  Sudah saatnya kita tumbuhkan benih-benih cinta ketika menggunakan batik, sehingga kita merasa memiliki dan kemudian timbul rasa bangga dan tergerak untuk mempopulerkannya.

Jika anak-anak muda saat ini tidak pernah  memakai atau tidak mengenal batik, kekayaan budaya ini pastinya akan terancam punah karena tidak bisa diteruskan ke generasi selanjutnya. Ketika kita melihat kebelakang, batik pernah diklaim sebagai warisan budaya Malaysia. Saat budaya kita diklaim Negara lain, barulah kita tersadarkan dan akhirnya memperjuangkan hak kepemilikan atau hak paten di kancah Internasional. Perjuangan itu akhirnya berbuah manis dengan pengakuan oleh UNESCO.

Apakah kita bisa mengguncang dunia dengan trend berbusana batik ?


Jumlah pengguna internet tahun 2017 telah mencapai 143,26 juta jiwa atau setara dengan 54,68 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Jumlah tersebut menunjukan kenaikan sebesar 10,56 juta jiwa dari hasil survei pada tahun 2016. Demikian diumumkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) setelah melakukan survei penetrasi dan perilaku pengguna internet di Indonesia.  Adapun komposisi pengguna internet berdasarkan jenis kelamin, terdiri dari perempuan sebanyak 48,57 persen, dan lelaki sebanyak 51,43 persen. Untuk komposisi berdasarkan usia, angka terbesar ditunjukan oleh masyarakat berumur 19 - 34, yakni sebesar 49,52 persen. Namun untuk penetrasi terbesar berada pada umur 13-18, yakni sebesar 75,50 persen. (Sumber: https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/12640/siaran-pers-no-53hmkominfo022018-tentang-jumlah-pengguna-internet-2017-meningkat-kominfo-terus-lakukan-percepatan-pembangunan-broadband/0/siaran_pers)

Dari data tersebut bisa kita simpulkan bahwasanya penggunaan internet dari tahun 2016 ke tahun 2017 meningkat dan seharusnya kita manfaatkan jaringan internet yang kita akses untuk mempopulerkan batik. Bayangkan jika kita bersatu untuk bergerak secara bersama mengantarkkan batik hingga mampu mengguncang dunia dengan trend berbusana batik. Internet mejadi langkah jitu karena jaringannya luas untuk menyebarluaskan informasi.

Langkah yang bisa kita lakukan untuk menjadikan batik sebagai trend busana yang digemari:

1. Dimulai dari diri kita sendiri untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap batik yang merupakan budaya bangsa Indonesia
2.  Setelah adanya rasa memiliki, maka akan muncul rasa bangga terhadap batik
3. Ketika kita bangga terhadap kekayaan bangsa ini, cobalah untuk mempopulerkan batik
4. Biasakan diri untuk memakai batik
5. ketika orang melihatmu memakai batik, maka akan merangsang mereka untuk menggunakan batik
6. Manfaatkan media sosialmu, untuk menyebarluaskan mengenai batik dan aktiflah untuk mempromosikan Batik Indonesia melalui media sosial yang kamu miliki
7. Bagi yang memproduksi batik, tingkatkan kualitas batik dan bisa membaca model pakaian seperti apa yang lagi degemari dan model tersebut bisa di olah dari  batik.

Berbicara tentang batik, Batik Cirebon tak kalah dibandingkan kota lainnya karena di kota Udang ini ada sebuah desa yang dkenal dengan batik. Desa Trusmi namanya, sehingga batik Trusmi sendiri lebih dikenal dibandingkan nama batik Cirebon. Dari kota Cirebon, salah satu kisah inspiratif datang dari pasangan Sally Giovanny dan Ibnu Riyanto yang memiliki usaha BT Batik Trusmi. Mereka mulai merintis usaha  di usia muda hingga mengembangkan usahanya sebesar sekarang yang mana BT Batik Trusmi merupakan showroom terbesar dan terluas di Indonesia dengan produk asli pengrajin batik tradisional yang mengembangkan usahanya melalui internet sebagai media pemasarannya. http://btbatiktrusmi.com  


BT Batik Trusmi ini meraih berbagai prestasi beberapa diantaranya, meraih prestasi Indonesia Creativity Award kategori desain dan kualitas produk terbaik dan juga meraih penghargaan Rekor museum rekor Indonesia tahun 2003 kategori pemilik toko terbesar, terluas, dan sekaligus termuda.





BT Batik Trusmi berada di Jl. Syekh Datul Kahfi (Trusmi Kulon) No.148 Cirebon, Plered, Jawa Barat, Indonesia 45154. Jadi buat kalian yang berkunjung ke Cirebon harus wajib mengunjungi BT Batik Trusmi yang merupakan  salah satu ikon wisata cirebon  yang sangat populer. Jika, kalian selfie di Batik Trusmi jangan lupa post dimedia sosial dan gunakan #btalwaysbatik 






Berbagai macam motif batik ada di Batik Trusmi baik untuk pria  maupun wanita, batik lengan panjang dan batik lengan pendek untuk laki-laki dan ada blus, dress, gamis, outer, rok batik untuk wanita dan tersedia juga batik couple. Tak hanya itu Batik Trusmi juga menyediakan kain printing, kain tulis kombinasi, set kain batik dan selengkapnya bisa kalian akses di http://btbatiktrusmi.com/

LONG BLOUSE ETHNIC LIRIS oleh BT BATIK TRUSMI
ADOREA MONOCHROMIC VES oleh BT BATIK TRUSMI
Jika dulu kita mengganggap batik digunakan untuk formal dan hingga kita sungkan untuk mengenakannya sehari-hari. Gebrakan juga dilakukan oleh BT Batik Trusmi dengan menyulap batik menjadi style yang elegan untuk kita gunakan kapanpun dan dimanapun.

 Berbicara mengenai BT Batik Trusmi dari kota cirebon ada motif batik yang populer, yakni batik mega mendung.

Jalan-jalan ke Cirebon
Naik kereta dari Bandung
Batiknya Kota Cirebon
Ya batik mega mendung
 
Motif mega mendung berarti mega (Mega= Awan, Mendung=cuaca yang sejuk/adem) yang mana filosofinya untuk pemakainya, setiap manusia harus mampu meredam amarah dalam keadaan terpuruk/sedih dan harus mengontrol emosi di egala suasana,ibarat awan yang selalu muncul ketika suasana mendung yang mampu menyejukkan suasana di sekitarnya. Itulah keistimewaan batik mega mendung. Berikut ini Contoh batik mega mendung dari BT Batik Cirebon yang menjadi salah satu motif terlaris.

Sumber : btbatiktrusmi.com
 Banggakah kamu memakai Batik ?



 Bagaimana ? masih ragu-ragukah untuk memakai Batik ? 
Pakai batik itu asyik dan membuat penampilanmu lebih menarik, karena ada makna filosofis disetiap motif batik dan inilah yang membuat batik itu berbeda dengan busana lainnya.

Gak pakai batik, gak gaul !!!
Siapa bilang

Itu hanya mindset yang melekat pada otak, cobalah untuk melirik batik dengan hatimu. Dia batik, dia kebanggaan bangsa Indonesia. Jika kamu cinta Indonesia, haruslah mencintai produk asli Indonesia. Kita Indonesia, kita bangga pakai batikšŸ’•



02 Oktober dalam rangka memperingati Hari Batik Internasional dan Nasional, mari kita jadikan momentum ini untuk mempopulerkan Batik Indonesia yang merupakan Pesona Indonesia yang harus kita lestarikan bersama. Saya pakai batik, kamu pakai batik, kita pakai batik dan Indonesia berbatik. 
 
Ini batikku, mana batikmu ?
PAKAI BATIK, KARYA KEBANGGAAN BANGSA


Tanggal 2 Oktober menjadi salah hari penting bagi kebudayaan Indonesia, terutama batik. Sebab, pada hari itulah batik diakui sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Oktober 2009, UNESCO Akui Batik sebagai Warisan Dunia dari Indonesia", https://nasional.kompas.com/read/2017/10/02/08144021/2-oktober-2009-unesco-akui-batik-sebagai-warisan-dunia-dari-indonesia.
Penulis : Bayu Galih

4 komentar:

Milda Ini mengatakan...

Saya suka pake batik. Sebab bisa masuk ke semua suasana. Dan diterima kalangan apa saja

Lia Siregar mengatakan...

Batik juga sekarang udah bisa di modif modelnya. jadi gak melulu kayak kebaya. jadi fleksibel banget di pake di berbagai acara.

Ketimpuk Buku mengatakan...

Aku juga suka pakai batik. Dulu sih hanya menggugurkan kewajiban, karena di hari kamis wajib banget pake batik di kantor. Tapi lama kelamaan, jadi jatuh cinta beneran sama batik. Cantik-cantik sih. :)

aang verianto mengatakan...

Batik Besurek menjadi tema tahun ini loh, mantap

Posting Komentar

Talk Show Indonesia Tanpa Pacaran, Gaul Sehat Anti Maksiat

Talk Show Indonesia Tanpa Provinsi Bengkulu Hello good people Telah berlangsungnya talk show mengenai Indonesia Tanpa Pacara...

 
Puji Sukma © 2018