Pages

Banner 468 x 60px

 

Senin, 24 September 2018

Review Kuliah Umum S1 Jurnalistik: Media Alternatif Pers Kampus

11 komentar


Hello Good People

Jum'at, 21 September aku ikut kegiatan kuliah umum yang diadakan oleh Prodi S1 jurnalistik dengan pembicara Antonio Pradjasto H yang merupakan salah satu anggota Kelompok Kerja Komisi Hukum Dewan Pers dan Ketua Penelitian Index Kemerdekaan Pers.

 Fyi, sebenarnya aku bukan anak S1 Jurnalistik dan karena melihat pamflet mengenai kuliah umum ini, kuhubungilah salah satu panitianya dan kemudian katanya mereka tanya Prodi dulu & finally aku bisa ikutan juga kegiatan kuliah umum ini. Alhasil, di kuliah umum kemarin keknya aku sendiri deh yang diluar jurusan S1 Jurnalistik. wkwk.

(Bersama Ibu Wahyu Widiastutu Ka.Prodi S1 Jurnalistik dan Bapak Antonio Pradjasto H)

Oh ya, bagi kalian yang tidak tahu aku dari Prodi D3 Jurnalistik^^

Berikut ini, hasil reviewku mengenai kegiatan kuliah umum kemarin. Silahkan dibaca ya dan apalagi untuk kalian yang gak ikutan kuliah umum kemarin^^

KEBEBASAN PERS: Demokrasi dan Pendidikan

 Pak Antonio menjabarkan bagaimana keadaan Pers dulu dan sekarang

  1. Dilihat dari aspek kondisi, keadaan pers saat zaman oteritarian yakni tidak bebas/adanya ancaman laten dan kemudian kondisi sekarang pers bebas (bebas kritik dan beda pendapat)
  2. Pemerintah dan pers, zaman oteritarian subordinatif dan sedangkan sekang pers independen
  3. Bredel, zaman oteritarian pers yang dibredel yakni, sinar harapan, tempo,detik dan editor. sedangkan sekarang pers tidaklah dikenakan pembredelan (pasal 4: pelanggaran bis dipidana/denda)
  4.  Organisasi wartawan, zaman otoritarian hanya diperbolehkan satu sedangkan sekarang lebih dari dua
  5. Dewan Pers, zaman otoritarian dibawah kendali Dep.Penerangan dan sekarang independen dan zaman otoritarian alat kendali media massa dan sekrang self regulatory
  6. Sensor wartawan, zaman otoritarian telpon surat peringatan ancaman fisil dan sekarang pers tidak dikenakan sensor atau pelarangan penyiaran (pasal 4)
Kalian tahu gak ? bagaimana pengaruh media massa ?

Media massa sangat berpengaruh sekali loh teman-teman, dlihat dari berbagai kasus, seperti: Proklamasi Kemerdekaan (radio), tenggelamnya kapal perang yang dibeli Indonesia (tempo), Indeks Demokrasi Indonesia yang menggunakan pers sebagai sumber hukum dan beberapa kasus lainnya. 
Pada intinya, PENGARUH MEDIA MASSA tidak bisa diremehkan ya !!!

Selanjutnya, membahas mengenai Peran Pers yakni berperan sebagau Penyedia Informasi yang mana pers membuat informasi tersedia bagi publik dan selanjutnya Public "Watchdog"disini pers mengusut persoalan publik dan menginformasikan hasil usutan tersebut kepada publik.

KEMERDEKAAN PERS

Berbicara mengenai kemerdekaan pers merupakan bagian dari kebebasan berespresi. Ini merupakan hak Universal - hak konstitusional yang  mana diatur: DUHAM-ICCPR pASAL 19, dijamin dalam UUD 1945 ( pasal 28F,28), UU HAM (pasal 23 dan 25) dan UU Pers (pasal 4).

DIMANA KITA?

Apa Tantangan dan Peluang Kita


1. Proses Demokrasi
Dilihat dari demokrasi kita merupakan negara demokratis terbesar ke tiga di dunia, negara berpenghasilan menengah (G20) dan penyalahgunaan kekuasaan seperi korupsi mash tinggi di negeri ini.

2.Bonus Demografi
Berbicara bonus demografi ini merupakan keunungan terbesar bagi bangsa Indonesia jika bisa memanfaatkan kondisi ini karena usia produktif  (15-64th) lebih tinggi dibanding usia non produktif ( <14 tahun dan >65). Hal ini menunjukkan kita memiliki generasi yang berpotensi mengubah atau menjadi bangsa.negara yang MAJU. Mewujudkan hal tersebut kita harus mencetak manusia berkualitas dan disinilah peran perguruan tinggi sangatlah penting.

3. Kondisi Kemerdakaan Pers

1. Kuat
  1. Jaminan Hukum KP
  2. Wartawan bebas dari kriminalisasi
  3. Kebebasan jurnalis berorganisasi
  4. Kebebasan mendirikan perusahaan pers
2. Lemah
  1. Praktek Suap
  2. Praktek Copas
  3. Akses penyandang disabilitas/kelompok marginal
  4. Independensi ruang redaksi dari pemilik perusahaan pers

Media Mainstream dan Media Sosial

Jalan pintas, wartawan memilih jalan paling mudah untuk menulis, menemukan ide berita, sekaligus menferivikasi sebuah fakta hanya mengandalkan sumber media sosial.

Lingkaran Setan Hoax



Hoax Tenggelamkan Fakta


APA KITA MENJADI BANGSA BERKUALITAS?


MEDIA CETAK vs MEDIA ONLINE
  • Banyak media cetak yang tutup. Fenomena duia ...
  • Dewan HAM PBB: "Internet telah menjadi alat penting dalam pembangunan dan menjalankan HAM
  • BPS: angka penetrasi pengguna internet semakin meningkat
  • Pada saat informasi media mainstreem tak bisa dipercaya, masyarakat mencari dari media sosial.
ALONE TOGETHER

Teknologi online melahirkan komunitas plesiran di dunia maya ( alone together) ... di satu sisi tidak ada yang terlalu remeh untuk TIDAK DIKOMENTARI/DIBAGI... di sisi lain tidak ada yang terlalu pening sehingga PERLU PERHATIAN KHUSUS. Kita menjadi Konsumen waktu yang tidak produktif.

BEDA INFO dengan BERITA (MEDIA)

Info Media :
  • Asal informationel (Latin) dan Informacioni (Perancis)
  • Potongan pesan atau kumpulan pesan awal yang disampaikan seseorang
Berita :
  • Kumpulan info media yang disampaikan kepada publik yang telah dicek kebenarannya dan diverifikasi oleh wartawan.
BEDA PERS dan MEDSOS



 APA YANG DAPAT DILAKUKAN ?

Sejumlah tantangan
  1.  Pengetahuan (bedakan informasi dan berita ( verifikasi,bukti) dan biasakan diri secara ketat dengan kaedah-kaedah jurnalistik)
  2. Profesionalitas  (Seorang disebut profesional karena menjadikan keahliannya bagi kepentingan publik
  3. Pemimpin, Etos tanggung jawa dan bukan kekuasaan ( bedakan komentar acak dan pemikiran yang mendalam dan menyebarkan dampak korupsi dan hoax;dan siapa koruptor/pelaku hoax. Menghapus kebiasaan hoax
 Sejumlah Peluang .....?
  •  Change
  • Kolaborasi berita
  • Investigatif
(Photo ini diambil ketika aku mengajukan pertanyaan kepada Bapak Antonio Pradjasto H)

Bagi kamu mahasiswa jurnalis atau calon jurnalis , cari apa yang perlu kita baca untuk membuat media alternatif pers kampus dan tipsnya, sering-seringlah praktek, membangun wawasan, membangun relasi, membangun kepekaan dan biasakan menggunakan kaedah-kaedah jurnalistik dari diri sendiri, media kalian sendiri sehingga kita bisa tumbuh menjadi jurnalis yang berkualitas. Salam Kebebasan Pers ... !!!

Demikian hasil reviewku mengenai Kuliah Umum Ini dan terima kasih telah membaca dan semoga bermanfaat💕💕💕




11 komentar:

aang verianto mengatakan...

Kesimpulannya bisa jadi pelajaran ini..

Musfirah kahar mengatakan...

Media pers memang sangat berpengaruh setiap perubahan yang ada dari masa ke masa

Fira Firdaus mengatakan...

Wah keren kuliah umum bisa jadi postingan blog. Aku tiap kuliah umum selalu nyatat, tapi susah banget rangkum ulangnya, jadi gagal deh

Fira Firdaus mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Fira Firdaus mengatakan...

Produk medsos sesuai dengan penggunanya.. biasanya yang hoax itu berasal dari fake account.

Nengsih Hariyanti mengatakan...

Yg semangat kuliahnya ya dek..

Nengsih Hariyanti mengatakan...

Pers emang menarik yaa . Aku juga tertarik dg dunia pers .

Intan Novriza Kamala Sari mengatakan...

Yeyyy! Dulu zaman kuliah, mba juga suka nyelip di kuliah umum ato seminar dek. Seruuu ya. Bisa curi ilmu lintas jurusan xD

Ketimpuk Buku mengatakan...

Asik ya dek. Mba juga tertarik banget sama dunia jurnalistik. Pengen belajar lebih & lebih. :)

Alfhasari mengatakan...

Aku suka jurnalis tapi sayangnya gak masuk jurusan ituuu

Peri Hardiansyah mengatakan...

Berita HOAX memag mengerikan ya. AYo sama-sama kita perangi HOAX dengan lebih giat mengedukasi sekitar kita.

Posting Komentar

Talk Show Indonesia Tanpa Pacaran, Gaul Sehat Anti Maksiat

Talk Show Indonesia Tanpa Provinsi Bengkulu Hello good people Telah berlangsungnya talk show mengenai Indonesia Tanpa Pacara...

 
Puji Sukma © 2018